#Yogyacafe @ DAL.Net

 

  :: Home :: Register :: Login :: Contact ::
Menu
  • Founder
  • SOP List
  • AOP List
  • Gallery
  • Download
  • IRC Dasar

Category
  • Gosip
  • Informasi
  • Joke Jayus
  • Lyric Lagu
  • Sinopsis Film
  • Tips & Trik
  • Umum
  • Urun Rembug

Search


Advanced Search »

5 New Member
  • scarymama
  • jreenk
  • winia
  • n0rt_st4r
  • syiffa_cute
Total Member : 65

User List » 


Snap Shot

















design by
Yogyacafe Team

Zodiak
Ingin tau ramalan zodiakmu...???




Powered by Astaga.Com
Source by Herry

Polling
Kalo lagi chatting biasanya :


Gebetan
Mojok
Ngerumpi
Parkir nick

Current Results

Link's
  • Angkringan
  • Belajar Blog
  • Seriall.Com
  • WordPress
  • Komputer Aktif
  • Forum Ponsel
  • Info Komputer
  • Jasakom.Com
  • Proxy Samair
  • Proxz.Com
  • Check Proxy
  • 1rstwap SMS
  • Shouthuns.Com
  • Gmail Google
  • Chek URL .id
  • Chek URL .com

Stats

 » Agenda : 2
 » Category : 8
 » Link's : 16
 » Member : 65

Thursday, 02 June 2005


 Wanita Cantik
Category : Umum
Published by : dessy

Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya “Mengapa engkau menangis?”

“Karena aku seorang wanita”, kata sang ibu kepadanya.

“Aku tidak mengerti”, kata anak itu.

Ibunya hanya memeluknya dan berkata, “Dan kau tak akan pernah mengerti”

Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, “Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?”

“Semua wanita menangis tanpa alasan”, hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis.

Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya, “Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?”

Tuhan berkata:

“Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan ”
“Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya ”
“Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh ”
“Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya ”
“Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya ”
“Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu ”
“Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan.
Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan.”

“Kau tahu:

Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.”
“Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya – tempat dimana cinta itu ada.”



Time posted 03:24 ¤ Comments (0)


Agenda
»  Kumpul di angkringan Lek Man utara Stasiun Tugu mulai jam 19:00 sampai sak "jeleh" nya.

»  Gathering #Yogyacafe dan #Bandung di Jogja
TIDAK JADI
(diar cocote admine, raine selehke ngendi kui...!!!)

Calendar
June 2005
M T W T F S S
« May   Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Recent Post
  • Valentine Day
  • Gong Xi Fat...
  • NATAL dan...
  • Happy B' Day
  • Bule Sombong
  • AMPUNAN
  • Marhaban Ya...
  • Mendekatlah...
  • FREN Buat...
  • Duka Cita
  • GOOGLE Talk
  • Dirgahayu...

Popular Post
  • Tips Merebut Pacar Orang: 64
  • Dirgahayu INDONESIA ke-60: 4
  • AMPUNAN: 3
  • GOOGLE Talk: 2

Archives
  • February 2006
  • January 2006
  • December 2005
  • November 2005
  • October 2005
  • September 2005
  • August 2005
  • July 2005
  • June 2005
  • May 2005

Shout Box


Name
Email
URI
Msg


Meta
  • RSS .92
  • RDF 1.0
  • RSS 2.0
  • Comments RSS 2.0
  • WP 1.5.1-alpha

Copyright © Yogyacafe Team 2005
Design by Herry Rachman.
All right reserved.